About Android

Pengertian Android

Android adalah kumpulan perangkat lunak yang ditujukan bagi perangkatbergerak mencakup sistem operasi, middleware, dan aplikasi kunci. Android Standart Development Kid (SDK) menyediakan perlengkapan dan ApplicationProgramming Interface (API)

Pengertian Android yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasipada platform Android menggunakan bahasa pemrograman Java.
Pengertian Android menurut wikipedia :

Android adalah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.
Sejarah Android

Kerjasama dengan Android Inc.

Pada Juli 2000, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White.

2007-2008: Produk awal

Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).

Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

Android versi 1.1

Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser.

Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom.

Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)

Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.

Anatomi Android

Dalam paket sistem operasi Android tediri dari beberapa unsur, secara sederhana arsitektur  Android merupakan sebuahkernel Linux dan sekumpulan pustaka C / C++ dalam suatu framework  yang menyediakan dan mengatur alur proses aplikasi.

Pengertian Android


Linux Kernel

Android dibangun di atas kernel Linux 2.6. Namun secara keseluruhan Androidbukanlah linux, karena dalam Android tidak terdapat paket standar yang dimilikioleh linux lainnya. Kernel linux menyediakan driver layar,kamera, keypad, WiFi, Flash Memory, audio, dan IPC ( InterprocessCommunication) untuk mengatur aplikasi dan lubang keamanan.

Libraries

Android menggunakan beberapa paket pustaka yang terdapat pada C/C++ dengan standar Berkeley Software Distribution (BSD) hanya setengah dari yang aslinyauntuk tertanam pada kernel Linux. Beberapa pustaka diantaranya :

Media Library untuk memutar dan merekam berbagai macam format audiodan video.
Surface Manager untuk mengatur hak akses layer dari berbagai aplikasi.
Graphic Library termasuk didalamnya SGL dan OpenGL, untuk tampilan2D dan 3D.
SQLite untuk mengatur relasi database yang digunakan pada aplikasi.
SSl dan WebKit untuk browser dan keamanan internet.

Android Runtime

Android Runtime merupakan mesin virtual yang membuat aplikasi Android menjadi lebih tangguh denganpaket pustaka yang telah ada. Dalam Android Runtime terdapat 2 bagian utama,diantaranya :

Pustaka Inti, Android dikembangkan melalui bahasa pemrograman Java, tapi Android Runtime bukanlah mesin virtual Java. Pustaka inti Android menyediakan hampir semua fungsi yang terdapat pada pustaka Java serta beberapa pustaka khusus Android.

Mesin Virtual Dalvik, Dalvik merupakan sebuah mesin virtual yang dikembangkan oleh Dan Bornstein yang terinspirasi dari nama sebuah perkampungan yang berada di Iceland. Dalvik hanyalah interpreter mesin virtual yang mengeksekusi file dalam format Dalvik Executable (*.dex).

Application Framework

Kerangka aplikasi menyediakan kelas-kelas yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android. Selain itu, juga menyediakan abstraksi generik untuk mengakses perangkat, serta mengatur tampilan user interface dan sumberdaya aplikasi. Bagian terpenting dalam kerangka aplikasi Android adalah sebagai berikut :

Activity Manager, berfungsi untuk mengontrol siklus hidup aplikasi danmenjaga keadaan “Backstack“ untuk navigasi penggunaan.

Content Providers, berfungsi untuk merangkum data yang memungkinkan digunakan oleh aplikasi lainnya, seperti daftar nama.

Resuource Manager, untuk mengatur sumber daya yang ada dalam program. Serta menyediakan akses sumber daya diluar kode program,seperti karakter, grafik, dan file layout.

Location Manager, berfungsi untuk memberikan informasi detail mengenai lokasi perangkat Android berada.

Notification Manager, mencakup berbagai macam peringatan seperti, pesan masuk, janji, dan lain sebagainya yang akan ditampilkan pada status bar.

Application Layer

Puncak dari diagram arsitektur Android adalah lapisan aplikasi dan widget . Lapisan aplikasi merupakan lapisan yang paling tampak pada pengguna ketika menjalankan program. Pengguna hanya akan melihat program ketika digunakan tanpa mengetahui proses yang terjadi dibalik lapisan aplikasi. Lapisan ini berjalan dalam Android runtime dengan menggunakan kelas dan service yang tersedia pada framework aplikasi.

Komponen Aplikasi Android

Fitur penting Android adalah bahwa satu aplikasi dapat menggunakanelemen dari aplikasi lain (untuk aplikasi yang memungkinkan). Sebagai contoh,sebuah aplikasi memerlukan fitur scroller dan aplikasi lain telah mengembangkan fitur scroller yang baik dan memungkinkan aplikasi lain menggunakannya. Maka pengembang tidak perlu lagi mengembangkan hal serupa untuk aplikasinya, cukup menggunakan scroller yang telah ada.

Agar fitur tersebut dapat bekerja, sistem harus dapat menjalankan aplikasi ketika setiap bagian aplikasi itu dibutuhkan, dan pemanggilan objek java untuk bagian itu. Oleh karenanya Android berbeda dari sistem-sistem lain, Android tidak memiliki satu tampilan utama program seperti fungsi main() pada aplikasi lain. Sebaliknya, aplikasi memiliki komponen penting yang memungkinkan sistem untuk memanggil dan menjalankan ketika dibutuhkan.

Activities

Activity merupakan bagian yang paling penting dalam sebuah aplikasi,karena Activity menyajikan tampilan visual program yang sedang digunakan olehpengguna. Setiap Activity dideklarasikan dalam sebuah kelas yang bertugas untuk menampilkan antarmuka pengguna yang terdiri dari Views dan respon terhadap Event .

Ketika activity diambil dan disimpan dalam tumpukkan activity terdapat 4kemungkinan kondisi transisi yang akan terjadi 4:

Active, setiap activity yang berada ditumpukan paling atas, maka dia akanterlihat, terfokus, dan menerima masukkan dari pengguna.

Paused, dalam beberapa kasus activity akan terlihat tapi tidak terfokus pada kondisi inilah disebut paused. Keadaan ini terjadi jika activity transparan dan tidak fullscreen pada layar. Ketika activity dalam keadaan paused , dia terlihat active namun tidak dapat menerima masukkan dari pengguna.

Stopped, ketika sebuah activity tidak terlihat, maka itulah yang disebut stopped Activity akan tetap berada dalam memori dengan semua keadaandan informasi yang ada. Namun akan menjadi kandidat utama untuk dieksekusi oleh sistem ketika membutuhkan sumberdaya lebih.

Inactive, kondisi ketika activity telah dihentikan dan sebelum dijalankan. Inactive activity telah ditiadakan dari tumpukan activity sehingga perlu restart ulang agar dapat tampil dan digunakan kembali.

Services

Suatu service tidak memiliki tampilan antarmuka, melainkan berjalan di background untuk waktu yang tidak terbatas. Komponen service diproses tidak terlihat, memperbarui sumber data dan menampilkan notifikasi. Service digunakan untuk melakukan pengolahan data yang perlu terus diproses, bahkan ketika Activity tidak aktif atau tidak tampak.

Intents

Intens merupakan sebuah mekanisme untuk menggambarkan tindakan tertentu, seperti memilih foto, menampilkan halaman web, dan lain sebagainya. Intents tidak selalu dimulai dengan menjalankan aplikasi, namun juga digunakan oleh sistem untuk memberitahukan ke aplikasi bila terjadi suatu hal, misal pesan masuk.

Broadcast Receivers

Broadcast Receivers merupakan komponen yang sebenarnya tidak melakukan apa-apa kecuali menerima dan bereaksi menyampaikan pemberitahuan. Sebagian besar Broadcast berasal dari sistem misalnya, Batre sudah hampir habis, informasi zona waktu telah berubah, atau pengguna telah merubah bahasa default pada perangkat.

Content Providers

Content Providers digunakan untuk mengelola dan berbagi database. Data dapat disimpan dalam file sistem, dalam database SQLite, atau dengan cara lain yang pada prinsipnya sama. Dengan adanya Content Provider memungkinkan antar aplikasi untuk saling berbagi data.

Tipe Aplikasi Android

Terdapat tiga kategori aplikasi pada Android :

Foreground Activity

Aplikasi yang hanya dapat dijalankan jika tampil pada layar dan tetap efektif walaupun tidak terlihat. Aplikasi dengan tipe ini pasti mempertimbangkan siklus hidup activity, sehingga perpindahan antar activity dapat berlangsung dengan lancar.

Background Service

Aplikasi yang memiliki interaksi terbatas dengan user, selain daripengaturan konfigurasi, semua dari prosesnya tidak tidak tampak pada layar.

Intermittent Activity

Aplikasi yang masih membutuhkan beberapa masukkan dari pengguna,namun sebagian sangat efektif jika dijalankan di background dan jika di perlukan akan memberi tahu pengguna tentang kondisi tertentu.Contohnya pemutar musik.

Untuk aplikasi yang kompleks akan sulit untuk menentukan kategori aplikasi tersebut apalagi aplikasi memiliki ciri-ciri dari semua kategori. Oleh karenanya perlu pertimbangan bagaimana aplikasi tersebut digunakan dan menentukan kategori aplikasi yang sesuai.

Siklus Hidup Aplikasi Android

Siklus hidup aplikasi Android dikelola oleh sistem, berdasarkan kebutuhan pengguna, sumber daya yang tersedia, dan sebagainya. Misalnya Pengguna inginmenjalankan browser web, pada akhirnya sistem yang akan menentukan menjalankan aplikasi. Sistem sangat berperan dalam menentukan apakah aplikasi dijalankan, dihentikan sementara, atau dihentikan sama sekali.

Pengertian Android

Kelebihan Android

Keterbukaan, Bebas pengembangan tanpa dikenakan biaya terhadap sistem karena berbasiskan Linux dan open source.

Arsitektur komponen dasar Android terinspirasi dari teknologi internet Mashup. Bagian dalam sebuah aplikasi dapat digunakan oleh aplikasilainnya, bahkan dapat diganti dengan komponen lain yang sesuai denganaplikasi yang dikembangkan.

Banyak dukungan service, kemudahan dalam menggunakan berbagaimacam layanan pada aplikasi seperti penggunaan layanan pencarianlokasi, database SQL, browser dan penggunaan peta.

Siklus hidup aplikasi diatur secara otomatis, setiap program terjaga antarasatu sama lain oleh berbagai lapisan keamanan, sehingga kerja sistem menjadi lebih stabil.

Dukungan grafis dan suarat terbaik, dengan adanya dukungan 2D grafis dan animasi yang di ilhami oleh Flash menyatu dalam 3D menggunakan OpenGL memungkinkan membuat aplikasi maupun game yang berbeda.

Portabilitas aplikasi, aplikasi dapat digunakan pada perangkat yang ada saat ini maupun yang akan datang. Semua program ditulis dengan menggunakan bahas pemrograman Java dan dieksekusi oleh mesin virtual Dalvik, sehingga kode program portabel antara ARM, X86, dan arsitekturlainnya.

Kekurangan Android

Boros Baterai, Handset Android terkenal boros baterai, hal ini maklum karena efek dari banyaknya fitur android, terutama Fitur 3G, Maps dan GPS.

Fragmentasi, Handset Android dibuat oleh banyak vendor dengan ukuran layar yang berbeda, sebagian menggunakan keyboard fisik, sebagian lagi hanya menggunakan touchscreen. Versi Android yang terpasang di handset juga berbeda berbeda, hal ini menyebabkan pengalaman memakai android tidak seragam, hal ini juga sekaligus menyulitkan Programmer dalam membuat program

Tidak Mendukung J2ME, Bahasa pemrograman untuk membuat program di Android adalah java, namun Java yang dipakai tidak kompatibel dengan J2ME, hal ini dikarenakan Android hanya “meminjam” bahasa nya saja , namun library dan user interfacenya berbeda, bagi programmer J2ME yang ingin membuat program Android terpaksa harus belajar lagi dari awal dan bagi .

Banyak Malware, Hal yang cukup disoroti dari android adalah securitinya, beberapa bulan terakhir, Berita di Internet dihiasi dengan banyaknya malware yang menyerang Android.

Update ke End User Lama, Android cukup active dikembangkan, hampir tiap tahun ada rilis baru, sebut saja tahun 2010 rilis froyo (2.2) dan Gingerbread(2.3) dan Honeycomb (3.0), tahun 2011 ini sudah merilis Ice cream sandwich (4.0). Namun dari sisi vendor atau operator, update ke user bisa makan berbulan bulan, sebagai contoh, froyo di rilis bulan mei 2010, namun pengguna android kebanyakan baru mendapat update setelah bulan september, jadi hampir 6 bulan, berbeda dengan iOS dari Apple.

Kurang lebihnya seperti itu untuk Pengertian Android. Semoga menambah pengetahuan kita dan bermanfaat bagi semua.

Untuk pertanyaan atau informasi tambahkan anda dapat memberikan KOMENTAR pada kolom yang sudah disediakan. Terima kasih

Mohon tinggalkan Komentar Anda di bawah ini. Terima kasih ! Salam Android

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s