Anatomi Android

Posted: Juni 10, 2012 in Anatomi Android

Anatomi Android

Dalam paket sistem operasi Android tediri dari beberapa unsur, secara sederhana arsitektur  Android merupakan sebuahkernel Linux dan sekumpulan pustaka C / C++ dalam suatu framework  yang menyediakan dan mengatur alur proses aplikasi.

Pengertian Android


Linux Kernel

Android dibangun di atas kernel Linux 2.6. Namun secara keseluruhan Androidbukanlah linux, karena dalam Android tidak terdapat paket standar yang dimilikioleh linux lainnya. Kernel linux menyediakan driver layar,kamera, keypad, WiFi, Flash Memory, audio, dan IPC ( InterprocessCommunication) untuk mengatur aplikasi dan lubang keamanan.

Libraries

Android menggunakan beberapa paket pustaka yang terdapat pada C/C++ dengan standar Berkeley Software Distribution (BSD) hanya setengah dari yang aslinyauntuk tertanam pada kernel Linux. Beberapa pustaka diantaranya :

Media Library untuk memutar dan merekam berbagai macam format audiodan video.
Surface Manager untuk mengatur hak akses layer dari berbagai aplikasi.
Graphic Library termasuk didalamnya SGL dan OpenGL, untuk tampilan2D dan 3D.
SQLite untuk mengatur relasi database yang digunakan pada aplikasi.
SSl dan WebKit untuk browser dan keamanan internet.

Android Runtime

Android Runtime merupakan mesin virtual yang membuat aplikasi Android menjadi lebih tangguh denganpaket pustaka yang telah ada. Dalam Android Runtime terdapat 2 bagian utama,diantaranya :

Pustaka Inti, Android dikembangkan melalui bahasa pemrograman Java, tapi Android Runtime bukanlah mesin virtual Java. Pustaka inti Android menyediakan hampir semua fungsi yang terdapat pada pustaka Java serta beberapa pustaka khusus Android.

Mesin Virtual Dalvik, Dalvik merupakan sebuah mesin virtual yang dikembangkan oleh Dan Bornstein yang terinspirasi dari nama sebuah perkampungan yang berada di Iceland. Dalvik hanyalah interpreter mesin virtual yang mengeksekusi file dalam format Dalvik Executable (*.dex).

Application Framework

Kerangka aplikasi menyediakan kelas-kelas yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android. Selain itu, juga menyediakan abstraksi generik untuk mengakses perangkat, serta mengatur tampilan user interface dan sumberdaya aplikasi. Bagian terpenting dalam kerangka aplikasi Android adalah sebagai berikut :

Activity Manager, berfungsi untuk mengontrol siklus hidup aplikasi danmenjaga keadaan “Backstack“ untuk navigasi penggunaan.

Content Providers, berfungsi untuk merangkum data yang memungkinkan digunakan oleh aplikasi lainnya, seperti daftar nama.

Resuource Manager, untuk mengatur sumber daya yang ada dalam program. Serta menyediakan akses sumber daya diluar kode program,seperti karakter, grafik, dan file layout.

Location Manager, berfungsi untuk memberikan informasi detail mengenai lokasi perangkat Android berada.

Notification Manager, mencakup berbagai macam peringatan seperti, pesan masuk, janji, dan lain sebagainya yang akan ditampilkan pada status bar.

Application Layer

Puncak dari diagram arsitektur Android adalah lapisan aplikasi dan widget . Lapisan aplikasi merupakan lapisan yang paling tampak pada pengguna ketika menjalankan program. Pengguna hanya akan melihat program ketika digunakan tanpa mengetahui proses yang terjadi dibalik lapisan aplikasi. Lapisan ini berjalan dalam Android runtime dengan menggunakan kelas dan service yang tersedia pada framework aplikasi.

image

Mohon tinggalkan Komentar Anda di bawah ini. Terima kasih ! Salam Android

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s